PEMANFAATAN INSTAGRAM @SEMETON_SEKAAN OLEH GENERASI Z DALAM PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI DESA SEKAAN
Kata Kunci:
Instagram, Generasi Z, Pelestarian Kearifan Lokal, Media Sosial, Desa SekaanAbstrak
Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan Instagram @semeton_sekaan oleh Generasi Z dalam pelestarian kearifan lokal di Desa Sekaan. Media sosial Instagram memiliki potensi besar sebagai media pelestarian budaya, karena mampu menjangkau audiens luas sekaligus membangun kesadaran budaya di kalangan generasi muda. Instagram @semeton_sekaan berperan penting dalam memastikan kearifan lokal tetap terjaga melalui konten-konten budaya yang informatif dan menarik. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Generasi Z memanfaatkan Instagram @semeton_sekaan dalam pelestarian kearifan lokal di Desa Sekaan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang strategi komunikasi digital yang efektif serta dampaknya terhadap pelestarian budaya lokal di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang mencakup fenomena pemanfaatan media sosial untuk pelestarian budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Instagram @semeton_sekaan memiliki peran signifikan dalam pelestarian kearifan lokal di Desa Sekaan. Pertama, melalui teori Uses and Gratification, ditemukan bahwa Generasi Z menggunakan Instagram untuk memenuhi kebutuhan kognitif (informasi budaya), afektif (kebanggaan terhadap budaya), integrasi personal (penguatan identitas), integrasi sosial (koneksi dengan komunitas), dan pelepasan ketegangan (hiburan). Kedua, Instagram terbukti menjadi sarana efektif untuk penyebaran informasi budaya, edukasi nilai-nilai lokal, dan promosi kegiatan tradisional. Ketiga, implementasi konten budaya di Instagram @semeton_sekaan dilakukan melalui dokumentasi visual kegiatan tradisional seperti upacara keagamaan, pementasan calonarang, dan gotong royong. Keempat, pemanfaatan Instagram ini meningkatkan partisipasi aktif Generasi Z dalam kegiatan pelestarian budaya, seperti bergabung dalam sekaa tari dan kelompok tabuh. Penelitian ini menegaskan pentingnya media sosial sebagai sarana untuk mengelola pelestarian kearifan lokal secara efektif di era digital, yang pada akhirnya dapat mendukung keberlanjutan warisan budaya di Desa Sekaan.
This study focuses on the utilization of Instagram @semeton_sekaan by Generation Z in preserving local wisdom in Sekaan Village. Instagram social media has great potential as a medium for cultural preservation, as it can reach a wide audience while building cultural awareness among the younger generation. Instagram @semeton_sekaan plays an important role in ensuring local wisdom is maintained through informative and engaging cultural content. The main objectiv of this study is to determine how Generation Z utilizes Instagram.@semeton_sekaan in preserving local wisdom in Sekaan Village. This study aims to provide an understanding of effective digital communication strategies and their impact on local cultural preservation in the digital era. The method used in this study is a qualitative approach with descriptive analysis method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies that include the phenomenon of social media utilization for cultural preservation. The results indicate that the utilization of Instagram @semeton_sekaan has a significant role in preserving local wisdom in Sekaan Village. First, through the Uses and Gratification theory, it was found that Generation Z uses Instagram to fulfill cognitive needs (cultural information), affective needs (pride in culture), personal integration (identity strengthening), social integration (community connection), and tension release (entertainment). Second, Instagram has proven to be an effective means for disseminating cultural information, educating local values, and promoting traditional activities. Third, the implementation of cultural content on Instagram @semeton_sekaan is carried out through visual documentation of traditional activities such as religious ceremonies, calonarang performances, and community cooperation. Fourth, the utilization of Instagram increases active participation of Generation Z in cultural preservation activities, such as joining dance groups and gamelan groups. This study emphasizes the importance of social media as a means to effectively manage the preservation of local wisdom in the digital era, which can ultimately support the sustainability of cultural heritage in Sekaan Village.




