PERANCANGAN KIPAS ANGIN OTOMATIS BERBASIS SENSOR SUHU MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS

Penulis

  • Muhammad Daffa Universitas Bina Insani
  • Sumardiono Universitas Bina Insani

Kata Kunci:

Arduino, DHT11, Internet of Things, Kipas Angin Otomatis

Abstrak

This research is motivated by the problem of using conventional fans which are less efficient because users have to set the device manually without any automatic adjustment to changes in room temperature. The purpose of this research is to design and build an automatic fan based on the Internet of Things (IoT) that can adjust its performance based on the ambient temperature. The method used in this research is experimental through a hardware and software engineering approach, utilizing an Arduino microcontroller, a DHT11 temperature sensor, a relay, an I2C LCD module, and a 12-volt fan. The test results show that the designed system successfully detects temperature accurately; the relay automatically turns on the fan when the temperature reaches a certain limit, while the temperature monitoring data is successfully displayed locally on the LCD smoothly. For further research development, this system is expected to be equipped with a fan speed control feature, an additional humidity sensor, and full control integration.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada penggunaan kipas angin konvensional yang kurang efisien karena pengguna harus mengatur perangkat secara manual tanpa adanya penyesuaian otomatis terhadap perubahan suhu ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun  kipas angin otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat menyesuaikan kinerjanya berdasarkan suhu sekitar Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental melalui pendekatan rekayasa perangkat keras dan perangkat lunak, memanfaatkan mikrokontroler Arduino, sensor suhu DHT11, relay, modul LCD I2C, dan kipas angin 12 volt. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang berhasil mendeteksi suhu dengan akurat; relay secara otomatis menghidupkan kipas ketika suhu mencapai batas tertentu, sementara data pemantauan suhu berhasil ditampilkan secara lokal pada LCD dengan lancar. Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, sistem ini diharapkan dapat dilengkapi dengan fitur pengatur kecepatan putaran kipas penambahan sensor kelembaban, serta integrasi kontrol penuh.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-30