PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PESANTREN BERBASIS WEB
Kata Kunci:
Sistem Informasi, Pesantren, Waterfall, Berbasis Web, Administrasi PesantrenAbstrak
Institusi pondok pesantren saat ini memiliki fungsi administratif yang sangat kompleks, namun pengelolaan manual sering memicu inefisiensi waktu dan tingginya risiko kesalahan pencatatan data. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Pesantren (SIPES) berbasis web guna memfasilitasi digitalisasi administrasi secara real-time. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, pengkodean, dan pengujian. Pada perancangan teknis, sistem ini mengandalkan Use Case Diagram dan Entity Relationship Diagram (ERD) untuk memetakan interaksi pengguna serta arsitektur basis data. Kualitas fungsional divalidasi melalui pengujian metode Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun berhasil memfasilitasi manajemen operasional secara akurat, serta mengintegrasikan modul autentikasi keamanan dengan valid. Sistem ini pada akhirnya terbukti sangat efektif dalam meminimalkan berbagai kesalahan pencatatan data, mengoptimalkan tingkat efisiensi birokrasi, dan secara signifikan meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan strategis bagi pengelola pondok pesantren.
Islamic boarding school institutions currently have highly complex administrative functions, yet manual management often triggers time inefficiency and a high risk of data recording errors. Therefore, this study aims to design and develop a web-based Boarding School Information System (SIPES) to facilitate real-time administrative digitalization. The system development method used is the Software Development Life Cycle (SDLC) with the Waterfall model, which includes the stages of requirements analysis, system design, coding, and testing. In technical design, this system relies on Use Case Diagrams and Entity Relationship Diagrams (ERD) to map user interactions and database architecture. Functional quality is validated through Black Box Testing. The results show that the developed system successfully facilitates accurate operational management and validly integrates security authentication modules. Ultimately, this system is proven to be highly effective in minimizing various data recording errors, optimizing bureaucratic efficiency, and significantly increasing the speed of strategic decision-making for boarding school administrators.




