ANALISIS MANAJEMEN LAYANAN E-LIBRARY MENGGUNAKAN FRAMEWORK ITIL VERSI 3 PADA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Penulis

  • Titah Universitas Bina Darma
  • Tata Sutabri Universitas Bina Darma

Kata Kunci:

Analisis Manajemen Layanan, E-Library, ITIL Versi 3

Abstrak

Perkembangan teknologi telah memberikan dampak yang signifikan pada evolusi e-library. Awalnya, e-library hanya menawarkan akses terhadap dokumen-dokumen digital dalam bentuk teks. Namun seiring kemajuan teknologi, e-library telah berkembang menjadi platform multimedia yang mendukung berbagai jenis materi, termasuk video, audio, dan grafik interaktif. Pengelolaan layanan teknologi informasi (TI) merupakan aspek krusial dalam mendukung operasi bisnis yang sukses dan berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk melakukan analisis mendalam terhadap manajemen layanan E-Library di Universitas Muhammadiyah Palembang. Menggunakan framework ITIL Versi 3. Hasil Dari perhitungan Maturity Level yaitu bernilai 2,87 (defined) yang berada pada level 3 artinya proses-proses pendokumentasian, standarisasi, dan pengukuran telah berjalan secara optimal. Dengan hasil perhitungan nilai gap yaitu 1.12 yang artinya kesenjangan dari masing-masing gap tidak terlalu besar.

The development of technology has had a significant impact on the evolution of e-libraries. Initially, e-libraries only offered access to digital documents in text form. But as technology advances, e-libraries have evolved into multimedia platforms that support different types of material, including video, audio, and interactive graphics. The management of information technology (IT) services is a crucial aspect in supporting successful and sustainable business operations. The purpose of this study is to conduct an in-depth analysis of E-Library service management at the University of Muhammadiyah Palembang. Using ITIL framework Version 3. The result of the calculation of Maturity Level is 2.87 (defined) which is at level 3 meaning that the processes of documentation, standardization, and measurement have run optimally. With the calculation of the gap value of 1.12, which means that the gap of each gap is not too big.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-17