IMPLEMENTASI METODE TEOREMA BAYES UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT PADA HEWAN TERNAK SAPI DI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA
Kata Kunci:
Sistem Pakar, Penyakit Hewan Ternak Sapi, Pendeteksian Awal, GejalaAbstrak
Sapi merupakan hewan peliharaan yang memiliki potensi moneter yang besar. Sapi yang sakit berdampak buruk bagi manusia. Penyakit pada sapi dapat menyebar dengan cepat dan berakibat fatal, salah satunya kematian. Infeksi ini dapat terjadi karena mikroorganisme, infeksi, pertumbuhan dan parasit. Untuk mencegah penularan penyakit pada sapi, maka para peternak sapi harus mewaspadai terlebih dahulu mengenai penyakit pada sapi, sehingga antisipasi dan pengobatan dapat dilakukan pada sapi-sapi tersebut sesegera mungkin. Kerangka kerja spesialis adalah kerangka kerja yang dimaksudkan untuk meniru penguasaan seorang spesialis dalam menangani suatu permasalahan terkini. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan kerangka kerja spesialis sehingga peternak dan masyarakat secara keseluruhan dapat menyadari dan membedakan infeksi sapi dengan tepat waktu, sehingga infeksi dapat ditangani dengan cepat sebelum memberikan konseling kepada spesialis. Informasi tentang penyakit pada sapi dikumpulkan melalui tulisan dan pertemuan dengan dokter hewan mengenai penyakit sapiĀ yang digunakan untuk menganalisis infeksi mengingat efek samping infeksi dan cara pengobatannya. Jaminan penyakit dalam kerangka utama ini dibantu melalui siklus konseling antara kerangka dan klien. Kerangka tersebut akan menunjukkan efek samping penyakit pada sapi, kemudian klien memilih efek samping yang dialami. Efek samping yang dipilih oleh klien akan disesuaikan dengan pedoman yang ada sehingga klien akan memperoleh hasil analisis berupa efek samping, jenis penyakit, rencana pengobatan, dan penilaian kemungkinan. Dipercaya bahwa kerangka induk ini dapat memberikan data dan terapi dini dengan asumsi sapi dapat dimusnahkan.
Cows are pets that have great monetary potential. Sick cows have a bad impact on humans. Diseases in cattle can spread quickly and have fatal consequences, one of which is death. This infection can occur due to microorganisms, infections, growths and parasites. To prevent disease transmission in cattle, cattle breeders must first be aware of diseases in cattle, so that anticipation and treatment can be carried out on these cattle as soon as possible. A specialist framework is a framework that is intended to imitate the mastery of a specialist in dealing with a current problem. Therefore, it is important to develop a specialist framework so that farmers and society as a whole can recognize and differentiate cattle infections in a timely manner, so that infections can be treated quickly before consulting a specialist. Information about diseases in cattle is collected through writing and meetings with veterinarians regarding cattle diseases which are used to analyze infections considering the side effects of infections and how to treat them. Disease coverage in this primary framework is aided through a cycle of counseling between the framework and the client. The framework will show the side effects of disease in cows, then the client chooses the side effects experienced. The side effects chosen by the client will be adjusted to existing guidelines so that the client will obtain analysis results in the form of side effects, type of disease, treatment plan and possibility assessment. It is believed that this maternal skeleton can provide early data and therapy assuming the cows can be culled.




