“BERSIHIN”: PLATFORM DIGITAL TERINTEGRITAS UNTUK EFISIENSI OPERASIONAL PENGANGKUTAN SAMPAH LINGKUNGAN
Kata Kunci:
Platform Digital, Pengangkutan Sampah, Business Model Canvas, Lean Startup, Kelayakan BisnisAbstrak
Pengangkutan sampah di lingkungan permukiman masih menghadapi persoalan mendasar berupa ketidakjelasan informasi jadwal, sehingga sampah menumpuk dan menimbulkan gangguan kesehatan serta kenyamanan warga. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis kelayakan bisnis platform digital "Bersihin" sebagai solusi peningkatan efisiensi operasional pengangkutan sampah lingkungan berbasis aplikasi mobile. Metode penelitian menggabungkan pendekatan Lean Startup dan Business Model Canvas (BMC) untuk memvalidasi ide bisnis, pengumpulan data primer melalui kuesioner kepada 13 responden warga, analisis kompetitor dan SWOT, serta perancangan purwarupa antarmuka tingkat tinggi (high-fidelity mockup) menggunakan Figma dengan tumpukan teknologi Flutter, Firebase, dan Google Maps API. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) pernah mengalami penumpukan sampah akibat ketidaktahuan jadwal, 61,5% mengalami keterlambatan pengangkutan, dan 92,3% menyatakan sangat membutuhkan sekaligus bersedia menggunakan aplikasi jadwal sampah digital. Analisis kelayakan finansial dengan model monetisasi hibrida business-to-business (kemitraan RT/RW), business-to-consumer (langganan premium warga), dan iklan lokal menunjukkan kebutuhan dana awal sebesar Rp48.400.000, titik impas (break-even point) bulanan tercapai pada bulan ke-9 dengan pendapatan Rp19.700.000, titik impas kumulatif pada bulan ke-16, serta return on investment tahun kedua sebesar 2.130,65%. Purwarupa antarmuka mencakup enam modul utama, yaitu Beranda, Notifikasi, Laporan, Jadwal, Petugas, dan Profil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa platform Bersihin layak secara pasar, teknis, dan finansial untuk dikembangkan sebagai solusi lingkungan cerdas (smart environment) berbasis partisipasi warga dan kemitraan tingkat RT/RW.




