PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN NILAI-NILAI BELA NEGARA DI ERA DIGITAL
Kata Kunci:
Bela Negara, Era Digital, Ketahanan Nasional, Literasi Digital, Teknologi Informasi Dan KomunikasiAbstrak
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam penguatan nilai-nilai bela negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam penguatan nilai-nilai bela negara, mengidentifikasi bentuk implementasinya, serta mengkaji tantangan dan strategi penguatannya di era digital. Penelitian dilakukan menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi telah dimanfaatkan sebagai media pendidikan, peningkatan literasi digital, pelestarian budaya, serta penguatan identitas nasional melalui berbagai platform digital. Namun, pemanfaatannya masih dihadapkan pada tantangan berupa penyebaran hoaks, disinformasi, ancaman keamanan siber, rendahnya literasi digital, dan lunturnya nasionalisme. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital, penguatan pendidikan karakter, kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta optimalisasi media digital diperlukan untuk memperkuat nilai-nilai bela negara dan ketahanan nasional di era digital.
The significant development of information and communication technology has influenced many aspects of national life, including the strengthening of state defense values. This study was conducted to analyze the concept of utilizing information and communication technology in strengthening state defense values, identify its implementation, and examine the challenges and strategies in the digital era. A qualitative descriptive literature review method was employed by analyzing relevant journal articles, books, and supporting documents. The findings indicated that information and communication technology had been utilized as a medium for civic education, digital literacy improvement, cultural preservation, and national identity reinforcement through various digital platforms. However, its implementation was challenged by the spread of misinformation, disinformation, cyber security threats, limited digital literacy, and declining nationalism. Therefore, strengthening digital literacy, character education, stakeholder collaboration, and the optimization of digital media were considered essential to reinforce state defense values and national resilience in the digital era.




